Kamis, 23 Desember 2010

JURNAL 5, RABU 22 DESEMBER 2010

STEP BY STEP TROUBLESHOOTING

Komputer merupakan alat bantu manusia yang paling cepat dan akurat. Tetapi bagaimana pun juga seperti halnya mesin yang lain, komputer juga dapat mengalami kegagalan dalam menjalankan fungsinya.

Masalah yang ditimbulkan oleh komputer kadang kala merupakan masalah kecil yang tidak memerlukan tingkat pengetahuan yang tinggi mengenai komputer. Untuk menyelesaikan hal itu, mungkin bisa diselesaikan oleh seorang yang mempunyai pengetahuan sangat dasar tentang komputer. Tetapi terkadang masalah-msalah tersebut juga membutuhkan tingkat kemampuan yang tinggi tentang komputer dan komponen-komponennya sehingga memerlukan seorang teknisi khusus untuk perbaikannya.

Tugas utama seorang teknisi PC ialah mengenali komponen yang gagal berfungsi. “Troubleshooter” menggunakan segala peralatan yang diperlukan serta kemampuan berpikir manusia, untuk mencari dan memperbaiki komponen yang gagal berfungsi tersebut.

KATAGORI PEMERIKSAAN KOMPUTER

Kategori Pemeriksaan Visual :

Pemeriksaan visual merupakan tahap awal pemeriksaan yaitu pemeriksaan beberapa masalah yang dapat ditangkap dengan mudah melalui pandangan mata atau panca indra kita. Pemeriksaan ini misalnya:

· Pemeriksaan sambungan-sambungan kabel, seperti kabel poer atau kabel data. Apakah terdapat kabel yang lepas atau tidak tersambung dengan benar.

· Pemeriksaan “jumper” seperti jumper motherboard, harddisk atau CD ROM, apakah konfigurasinya sudah betul?

· Pemeriksaan pemasangan kartu-kartu seperti kartu grafis, kartu audio dan sebagainya.

· Pemeriksaan PCB- apakah ada yang bengkok, jalur putus, atau “burnout”, apakah ada cip yang terbakar dan sebagainya.

Kategori Pemeriksaan Bunyi :

Pemeriksaan bunyi merupakan pemeriksaan komponen dengan mendengarkan bunyi-bunyi yang dapat memberikan arti sendiri akan kondisi komputer. Sebagai contoh adalah:

· Bunyi mekanikal boleh didengar dari putaran disk, putaran kipas dan lain-lain. Apakah bunyi komponen-komponen tersebut normal seperti biasa?

· Pendeteksian bunyi beep yang muncul ketika POST. Bunyi beep yang ditimbulkan BIOS, memberikan arti tertentu.

Kategori Pemeriksaan Kondisi :

Pemeriksaan ini memerlukan interaksi yang lebih khusus seperti misalnya menyentuh cip untuk merasakan suhunya. CPU yang mempunyai panas berlebihan, tentunya akan menimbulkan masalah. Jika CPU memiliki chip yang besar seperti EPROM, mestinya memiliki suhu yang hangat saja. Sedangkan chip yang kecil tidak panas langsung. Chip keramik lebih panas daripada yang dibuat dari plastik. Jika terlalu sejuk ini mungkin menunjukkan cip tersebut mati atau tidak ada arus yang sampai kepadanya.

Kategori Pemeriksaan Isyarat :

Ini adalah cara terakhir jika semua langkah yang dilakukan tidak mampu mendeteksi dan menyelesaikan masalah. Pemeriksaan ini lebih complicated, memerlukam peralatan khusus, dokumen dan gambar system serta pengetahuan yang mendalam mengenai system juga elektronik. Jika anda belum berpengalaman dikategori ini, jangan ragu-ragu untuk berkonsultasi dengan orang yang anda anggap lebih berpengalaman.

TIPS BEKERJA DENGAN KOMPUTER

1. Jangan ragu-ragu untuk berkonsultasi dengan teknisi yang ahli di bidangnya.

2. Jika tidak diperlukan, jangan mengkoneksikan listrik ke komputer saat casing masih terbuka.

3. Jaga kebersihan tempat anda bekerja.

4. Gunakan Sinar lampu yang baik saat bekerja

5. Pakailah sandal saat bekerja dengan komputer

6. Siapkan sapu tangan untuk untuk mengelap keringat

7. Siapkan tempat untuk sekerup dan baut serta beri tanda sekerup-sekerup tersebut

8. Jangan melakukan pemaksaan terhadap komponen yang susah dipasang

9. Berikan ground pada komputer

10. Simpan komponen – komponen yang dilepas pada tempat uang tepat

11. Lakukan pencatatan terhadap setiap perubahan yang terjadi pada komputer anda

Peralatan yang diperlukan pada saat melakukan throubleshooting :

1. Tang

2. Obeng ( - dan + )

3. Digital multitester

4. Pinset

5. Gelang anti statis

Dokumen serta perogram pendukung yang perlu dipersiapkan :

1. Buku manual

· Buku manual CPU

· Buku manual motherboard

· Buku data transistor

· Buku manual printer dll

2. Gambar – gambar skema komponen

3. CD Driver

· Driver motherboard

· Driver VGA card

· Driver printer

· Driver scanner dll

4. Program – program installer toll

· Disk manager

· Anti virus

· PC tolls dll

PERTOLONGAN PERTAMA PADA KOMPUTER

1. Komputer tidak mau hidup

· Cek koneksi kabel. Apakah kabel power sudah terpasang.

· Pastikan kabel power tidak putus.

· Cek stabilizernya, rusak atau tidak.

· Pastikan power suply tidak bermasalah dengan cara mengganti kabel power.

2. Komputer mau hidup tapi tidak mau booting

Dalam hal ini kita mendeteksi kerusakan dengan cara mendengarkan bunyi atau beep yang dikeluarkan oleh PC. Berikut daftar beep pada PC yang menggunakan bios AWARD

· Beep 1 kali berarti kondisi PC baik

· Beep 1 kali panjang berarti problem pada memory

· Beep 1 kali panjang dan 3 kali pendek berarti problem pada bagian VGA card

· Beep 1 kali panjang dan 2 kali pendek berarti problem pada bagian DRAM Parity

Jumat, 10 Desember 2010

Jurnal 4 Resume pertemuan Rabu, 8 Desember 2010

“Sharing File melalui Ad-Hoc Pada Windows XP”

Ad Hoc secara bahasa berarti “untuk suatu keperluan atau tujuan tertentu saja“. Dalam pengertian lain, jaringan ad hoc adalah jaringan bersifat sementara tanpa bergantung pada infrastruktur yang ada dan bersifat independen.

Ad Hoc Network adalah jaringan wireless yang terdiri dari kumpulan mobile node (mobile station) yang bersifat dinamik dan spontan, dapat diaplikasikan di mana pun tanpa menggunakan jaringan infrastruktur (seluler ataupun PSTN) yang telah ada. Contoh mobile node adalah notebook, PDA dan ponsel. Jaringan ad hoc disebut juga dengan spontaneous network atau disebut MANET (Mobile Ad hoc NETwork).

Contoh Penggunaan/Aplikasi di lapangan :

  1. Operasi militer, seperti yang telah diujicobakan kawasan pertempuran di Sudan. Dengan jaringan ad hoc, mempermudah untuk akses informasi antar personil militer.
  2. Komersial, jaringan ad hoc dapat digunakan pada situasi emergency atau upaya penyelamatan (rescue operation), seperti banjir atau gempa bumi dan entertainment seperti acara live music.
  3. jaringan yang cepat tersedia dengan menggunakan notebook untuk menyebarkan dan berbagi informasi di antara user seperti dalam konferensi atau ruang kuliah.
  4. Personal Area Network, untuk jarak pendek (short distance) lebih kurang 10 m, Ad hoc Network secara mudah berkomunikasi antar bermacam peralatan (seperti PDA, laptop dan telepon seluler) dengan laju data yang rendah.

Keuntungan :

  1. Tidak memerlukan dukungan backbone infrastruktur sehingga mudah diimplementasikan dan sangat berguna ketika infrastruktur tidak ada ataupun tidak berfungsi lagi.
  2. Mobile node yang selalu bergerak (mobility) dapat mengakses informasi secara real time ketika berhubungan dengan mobile node lain, sehingga pertukaran data dan pengambilan keputusan dapat segera dilaksanakan.
  3. fleksibel terhadap suatu keperluan tertentu karena jaringan ini memang bersifat sementara.
  4. Dapat direkonfigurasi dalam beragam topologi baik untuk jumlah user kecil hingga banyak sesuai dengan aplikasi dan instalasi (scalability).

Kerugian ( Permasalahan) :

  1. packet loss (rugi-rugi paket) akan terjadi bila transmisi mengalami kesalahan (error).
  2. seringkali terjadi disconnection, karena tidak selalu berada dalam area cakupan.
  3. bandwidth komunikasi yang terbatas
  4. lifetime baterai yang singkat.
  5. kapasitas kemampuan jangkauan mobile node yang terbatas dan bervariasi.

Konfigurasi sederhana :

  1. Dibutuhkan “wireless network card” pada masing-masing komputer.
  2. Masuk ke “wireless network card properties” dan set “SSID” dengan nama tertentu (unique).
  3. Set IP LAN static pada komputer. Patikan kita mengkonfigurasi IP komputer tersebut dalam satu subnet dan range yang sama.
  4. Set “network card” pada mode “ad-hoc”, bukan “infrastructure”.
  5. Satu sebagai host (access point) yang lain sebagai client. Atau semua bisa berperan sebagai host (multihost)



"Langkah-langkah"

I. Buat Jaringan Ad-Hoc

1. Bukalah Control Pannel lalu pilih Network and Internet Connection.

2. Lalu Pilih lah Network Connection.

3. klik kanan Wireles Network Connection, lalu pilih properties.

4. Pilih Wireless Networks lalu klik add, selanjutnya bisa dilihat di gambar.




II.Setting IP Address

Buka Internet Protocol Properties. Isikan value nya. Pastikan bahwa computer 1 dan computer 2 memiliki network id yang sama. Kemudian sambungkan masing-masiing computer ke jaringan ad-hoc yang telah dibuat


III. Uji Koneksi

Ujilah anatar computer 1 dan computer 2 pada run, pastikan keduanya telah terkoneksi dengan baik, dan mendapatkan balasan seperti pada gambar.

IV. Setting shared file


1. Buatlah folder baru di D atau E.

2. klik kanan pada folder baru lalu properties.

3. Ubahlah pengaturan pada “sharing” seperti pada gambar.



V. Buka Destinasi

Buka run, kemudian isikan “\\ip address tujuan”. Contoh: \\192.168.1.3. File yang akan di-share pun dapat dibuka. Kira-kira seperti pada gambar




“Kita pun dapat sharing data dari setiap computer yg ber-Network id sama ^^”

********